Tel: 021 - 8454056 | Fax : 021 - 8448020
Email: admin@sman7bekasi.sch.id
NPSN : 20223042

EKSTRAKULIKULER

PEDOMAN PELAKSANAAN KEGIATAN EKSTRAKURIKULER SMA NEGERI 7 KOTA BEKASI 

TAHUN AJARAN 2018/2019

Pasal 3 Undang Undang No 23 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menyebutkan bahwa pendidikan nasional bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif dan mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis, serta bertanggjung jawab. Pengembangan potensi peserta didik sebagaimana termaktub dalam tujuan Pendidikan Nasional diwujudkan melalaui kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan Eksrakurikuler.

Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Pendidikan Nasional, sebagaimana telah di ubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 tentang perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Pendidikan Nasional Pasal 52 Ayat (2) butir a dan Pasal 79 ayat (2) butir b  menyatakan bahwa kegiatan Ektrakurikuler termasuk  di dalam rencana kerja tahunan Satuan Pendidikan, dan kegiatan Ekstrakurikuler perlu di evaluasi pelaksanaannya setiap semester oleh Satuan Pendidikan. 

A. LANDASAN

  1. Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun1945
  2. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
  3. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2013 tentang Standar Nasional Pendidikan.
  4. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI nomor 59Tahun 2013 tentang Kurikulum SMA-MA
  5. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI nomor 61 Tahun 2014 tentang Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
  6. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI nomor 63 Tahun 2014 tentang ekstrakurikuler Pramuka
  7. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI nomor 24 Tahun 2014 tentang Kegiatan ekstrakurikuler Pada Pendidikan dasar dan Pendidikan Menengah:
  8. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI nomor 106 Tahun 2014 tentang Pemberlakukan Kurikulum 2006 dan kurikulum 2013 ;
  9. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI nomor 53 Tahun 2015 tentang Penilaian Hasil Belajar Oleh Pendidik dan Santuan Pendidikan Pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah;
  10. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI nomor 20Tahun 2016 tentang Standar Kompetensi Lulusan Penddidikan Dasar dan Menengah:
  11. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI nomor 21Tahun 2016 tentang Standar Isi Penddidikan Dasar dan Menengah;
  12. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI nomor 22Tahun 2016 tentang Standar Proses Penddidikan Dasar dan Menengah;
  13. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI nomor 23Tahun 2016 tentang Standar Penilaian Penddidikan Dasar dan Menengah;
  14.  

B. TUJUAN PEDOMAN

1. Tujuan umum

Pengembangan diri merupakan kegiatan pendidikan di luar mata pelajaran sebagai bagian integral dari kurikulum sekolah. Kegiatan pengembangan diri merupakan upaya pembentukan watak dan kepribadian peserta didik yang dilakukan melalui kegiatan pelayanan konseling berkenaan dengan masalah pribadi dan kehidupan sosial, kegiatan belajar dan mengembangkan karir, serta kegiatan ekstrakurikuler untuk pengembangan talenta peserta didik.  Adapun tujuan pelaksanaan ektrakurikuler disekolah menurut direktorat pendidikan menengah kejuruan adalah :

a. Kegiatan ektrakurikuler harus dapat meningkatkan kemampuan siswa beraspek kognitif, afektif dan psikomotor.

b. Mengembangkan bakat dan minat siswa dalam upaya pembinaan pribadi menuju pembinaan manusia seutuhnya yang positif.

c. Dapat mengetahui mengenal serta membedakan antara hubungan satu pelajaran dengan mata pelajaran lainya.

2. Tujuan khusus

Pengembangan diri yang berlandaskan  ahlakul karimah dengan bertujuan  menunjang pendidikan peserta didik dalam mengembangkan :

  1. Bakat
  2. Minat
  3. Kreatifitas
  4. Kompetensi dan kebiasaan dalam kehidupan
  5. Kecakapan sosial
  6. Kecerdasan emosional
  7. Kompetensi ilmiah
  8. Wawasan dan pengembangan teknologi informasi ( IT )
  9. Kemampuan pemecahan masalah
  10. Kemandirian

Secara Khusus tujuan dilaksanakanya program kegiatan ekstrakurikuler di SMA Negeri 7 Bekasi adalah :

a. Mendorong rasa betah gairah dan pencapaian prestasi belajar disekolah.

b. Mengembangkan bakat dan minat siswa menuju pembentukan integritas pribadi yang kuat dan produktif.

c. Mengisi waktu luang agar efektif dan bermanfaat, bandingkan kegiatan belajar / ekstrakurikuler yang berlangsung pada sekolah dengan paruh waktu (part time), penuh waktu(fuul day)dan sepanjang waktu (berasrama / boarding system).

d. Memelihara nilai-nilai luhur budaya kehidupan bangsa yang religius, berperadaban untuk saling menghormati, menjunjung tinggi rasa persatuan musyawarah dan memupuk sikap berkeadilan

C. VISI  DAN MISI EKSTRAKURIKULER SMA NEGERI 7 BEKASI

Visi dan misi kegiatan Ekstrakurikuler di lingkungan SMA Negeri 7 Bekasi, mengacu pada Visi dan Misi Sekolah, sehingga visi dan misi dapat dijabarkan sebagai berikut :

  1. Visi

“Berkembangnya potensi, bakat, dan minat secara optimal serta tumbuhnya kemandirian, dan kebahagiaan  Peserta didik yang berguna untuk diri sendiri, keluarga, dan masyarakat “.

  1. Misi

a. Memfasilitasi sejumlah kegiatan yang dapat di pilih oleh peserta didik sesuai dengan kebutuhan, potensi, bakat, dan minat mereka.

b. Menyelenggarakan kegiatan yang memberikan kesempatan peserta didik mengeksprsikan diri secara bebas dan bertanggung  jawab melalui kegiatan mandiri atau kelompok.

c. Berorientasi pada prestasi di tingkat nasional dan internasional dengan mengedepankan ahlakul karimah.

D. PRINSIP KEGIATAN EKSTAKURIKULER

Kegiatan ekstrakurikuler pada satuan pendidikan  SMAN 7 Bekasi dikembangkan dengan prinsip sebagai berikut :

  1. Individual, yaitu prinsip kegiatan ekstrakurikuler yang sesuai dengan potensi, bakat dan minat peserta didik masing-masing.
  2. Pilihan, yaitu prinsip kegiatan ekstrakurikuler yang sesuai dengan keinginan dan diikuti secara sukarela oleh peserta oleh peserta didik.
  3. Keterlibatan aktif, yaitu prinsip kegiatan ekstrakurikuler yang menuntut keikutsertaan peserta didik secara penuh
  4. Menyenangkan, yaitu prinsip kegiatan ekstrakurikuler dalam suasana yang disukai dan menggembirakan peserta didik.
  5. Etos kerja, yaitu prinsip kegiatan ekstrakurikuler yang membangun semangat peserta didik untuk bekerja dengan baik dan berhasil.
  6. Kemanfaatan sosial, yaitu prinsip kegiatan ekstrakurikuler yang dilaksanakan untuk kepentingan masyarakat.
  7. Wajib, yaitu prinsip kegiatan ekstrakurikuler harus di ikuti oleh seluruh peserta didik.
I am tab content. Click edit button to change this text. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.
Tab Content